Kamis, 09 Juni 2011

Terumbu karang sebagi bahan kosmetik

Jadi Bahan Baku Kosmetik, Terumbu Karang Jadi Perburuan


BELITUNG. Kebutuhan untuk terumbu karang di Indonesia hanya digunakan untuk bahan pondasi bangunan. Namun seiring perkembangan teknologi pengetahuan kebutuhan bahan baku terumbu karang dan aneka hayati bawah laut itu juga diperlukan untuk industri kosmetik.

Karena didalam negeri perkembangan industri kosmetik tidak berkembang, akhirnya bahan baku tersebut menjadi incaran bagi negara yang memanfaatkannya. 

Menurut Kepala Satuan Kerja Pengawasan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tanjung Pandan Belitung Mulyadi, Vietnam memiliki industri kosmetik untuk kecantikan. "Vietnam sudah memanfaatkan bahan baku dari terumbu karang itu untuk kosmetika kecantikan," jelas Mulyadi.

Dalam pendalaman kasus yang dilakukan Mulyadi, Vietnam saat ini mengalami kesulitan bahan baku terumbu karang tersebut sehingga harga benda bawah laut itu menjadi sangat menggiurkan. Akibatnya, nelayan di Vietnam mencari bahan baku industri kosmetik tersebut sampai ke perairan China Selatan, perairan Natuna sampai kemudian ke Belitung yang kaya ragam hayati bawah laut.

"Sementara Indonesia tegas melarang perdagangan terumbu karang tersebut karena bisa merusak," jelasnya.

Rabu, 25 Mei 2011

PAPUA MEMBANGKAN INDONESIA


– Persipura mempermalukan wakil Vietnam, Song Lam Nghe An (SLNA) di babak 16 besar AFC Cup sore (25/5/2011) ini. Bermain di kandang lawan , Vinh Stadium, tak menciutkan nyali Titus Bonai dkk. Mereka menghempaskan tuan rumah 3-1 dan berhak langsung ke babak perempat final.

Pertandingan berjalan sengit di mana kedua tim saling menyerang. Meski berttindak sebagai tim tamu, Persipura tak mengurangi agresifitas mereka. Tim Mutiara Hitam ini tetap bermain cepat dengan memanfaatkan passing taktis Boaz Salossa, titus Bonai dan Zah Rahan.

Tuan rumah juga tak kalah menekan Persipura yang kini dijaga kiper pelapis, Ferdiansyah. Namun belum ada peluang yang berhasil dimanfaatkan Nguyen Trong Hoang cs untuk membuahkan gol.

Hasilnya, tekanan Persipura membuahkan hasil di menit ke-28 saat pemain belakang SLNA menjatuhkan salah satu bomber Persipura. Sang kapten, Boaz Salossa sukses mengeksekusi tendangan titik dua belas pas tersebut dan menjadikan Persipura unggul atas tuan rumah 1-0.

Seakan belum puas, skuad asuhan Jacksen F. Tiago ini terus menekan SLNA dan kembali membuahkan gol kedua bagi Persipura. Kali ini gol ditorehkan Titus Bonai yang memanfaatkan kemelut di depan gawang SLNA.

Scrimmage hasil sepak pojok dari Boaz melintas di jantung pertahanan SLNA dan bola liar tersebut langsung dilesakkan Titus tepat pada menit ke-33 dan mengubah kedudukan, 2-0 bagi tim tamu.

Dua gol yang bersarang di gawang sendiri, sontak membuat para pemain SLNA lebih berani menyerang lini pertahanan Persipura yang dikomandoi Bio Paulin. Peluang emas didapat Song Lam pada menit ke -37 lewat sebuah counter attack, namun sayang hanya membentur mistar Ferdiansyah.

Perubahan coba dijalankan pembesut SLNA, Nguyen Huu Thang dengan memasukkan Dinh Dong Tran dan Ngoc Manh Que pada jeda babak pertama. Serangan demi serangan akhirnya Song Lam berhasil memperkecil kekalahan melalui gol yang dicetak Song Hong Viet di menit ke-57

Harapan mulai muncul sejak gol tersebut, namun di menit ke-84 Ortizan Salossa ‘menghukum’ Song Lam yang lengah karena kerap mencoba menyerang dan melupakan pertahanan. Skor 3-1 berakhir untuk kemenangan Ian Luis Kabes dkk.

Dengan kemenangan ini, Persipura mengikuti jejak Nasaf, Duhok, Arbil dan Muang Thong United yang juga lolos ke babak delapan besar. Belum dipastikan siapa lawan Persipura selanjutnya di babak perempat final nanti.

PAPUA MEMBANGKAN INDONESIA




– Persipura mempermalukan wakil Vietnam, Song Lam Nghe An (SLNA) di babak 16 besar AFC Cup sore (25/5/2011) ini. Bermain di kandang lawan , Vinh Stadium, tak menciutkan nyali Titus Bonai dkk. Mereka menghempaskan tuan rumah 3-1 dan berhak langsung ke babak perempat final.

Pertandingan berjalan sengit di mana kedua tim saling menyerang. Meski berttindak sebagai tim tamu, Persipura tak mengurangi agresifitas mereka. Tim Mutiara Hitam ini tetap bermain cepat dengan memanfaatkan passing taktis Boaz Salossa, titus Bonai dan Zah Rahan.

Tuan rumah juga tak kalah menekan Persipura yang kini dijaga kiper pelapis, Ferdiansyah. Namun belum ada peluang yang berhasil dimanfaatkan Nguyen Trong Hoang cs untuk membuahkan gol.

Hasilnya, tekanan Persipura membuahkan hasil di menit ke-28 saat pemain belakang SLNA menjatuhkan salah satu bomber Persipura. Sang kapten, Boaz Salossa sukses mengeksekusi tendangan titik dua belas pas tersebut dan menjadikan Persipura unggul atas tuan rumah 1-0.

Seakan belum puas, skuad asuhan Jacksen F. Tiago ini terus menekan SLNA dan kembali membuahkan gol kedua bagi Persipura. Kali ini gol ditorehkan Titus Bonai yang memanfaatkan kemelut di depan gawang SLNA.

Scrimmage hasil sepak pojok dari Boaz melintas di jantung pertahanan SLNA dan bola liar tersebut langsung dilesakkan Titus tepat pada menit ke-33 dan mengubah kedudukan, 2-0 bagi tim tamu.

Dua gol yang bersarang di gawang sendiri, sontak membuat para pemain SLNA lebih berani menyerang lini pertahanan Persipura yang dikomandoi Bio Paulin. Peluang emas didapat Song Lam pada menit ke -37 lewat sebuah counter attack, namun sayang hanya membentur mistar Ferdiansyah.

Perubahan coba dijalankan pembesut SLNA, Nguyen Huu Thang dengan memasukkan Dinh Dong Tran dan Ngoc Manh Que pada jeda babak pertama. Serangan demi serangan akhirnya Song Lam berhasil memperkecil kekalahan melalui gol yang dicetak Song Hong Viet di menit ke-57

Harapan mulai muncul sejak gol tersebut, namun di menit ke-84 Ortizan Salossa ‘menghukum’ Song Lam yang lengah karena kerap mencoba menyerang dan melupakan pertahanan. Skor 3-1 berakhir untuk kemenangan Ian Luis Kabes dkk.

Dengan kemenangan ini, Persipura mengikuti jejak Nasaf, Duhok, Arbil dan Muang Thong United yang juga lolos ke babak delapan besar. Belum dipastikan siapa lawan Persipura selanjutnya di babak perempat final nanti.